Pencemaran Udara

Sebelumnya saya sudah membahas tentang pencemaran air,selanjutnya saya akan membahas masalah lingkungan berikutnya yaitu Pencemaran Udara.


Udara merupakan zat yang paling penting setelah air dalam memberikan kehidupan di permukaan bumi ini. Udara merupakan campuran mekanis dari bermacam – macam gas. Komposisi normal udara terdiri atas gas nitrogen 78,03 %, oksigen 21 % dan uap air 1 % , sementara selebihnya berupa gas karbon dioksida, argon, neon, kripton, xenon, dan helium. Udara juga mengandung uap air, debu, bakteri, spora dan sisa tumbuh – tumbuhan. Masalah pengotoran udara telah menjadi masalah utama bagi negara - negara industri yang banyak memiliki pabrik dan kendaraan bermotor. 
Menurut Peraturan Pemerintah RI nomor 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, pencemaran udara adalah masuknya atau dimasukkannya zat, energi,dari komponen lain ke dalam udara ambien oleh kegiatan manusia,sehingga mutu udara turun sampai ke tingkat tertentu yangmenyebabkan udara ambien tidak dapat memenuhi fungsinya.
Perubahan lingkungan udara pada umumnya disebabkan oleh pencemaran udara yaitu masuk masuknya zat pencemar ( berbentuk gas dan partikel - partikel/aerosol) kedalam udara baik secara alami maupun antropogenik. Yang termasuk alami yaitu Asap kebakaran hutan, Letusan gunung merapi, Debu meteorit, Debu, dll. Sedangkan termasuk Antropogenik yaitu Kegiatan transportasi, Industri, Pembuangan sampah , dll.
Zat yang mencemari udara dikenal dengan pencemar udara, dapat berupa partikulat dan gas.
1. Partikulat
* Padat : debu, asap, abu terbang, uap asap
* Cair : halimun, percikan
2. Gas
* Organik : hidrokarbon, benzene, etilen, metana, formaldehid, aseton, dll
* Anorganik : oksida karbon, oksida sulfur, oksida nitrogen, amonia 
Indikator yang paling baik dalam menentukan derajat suatu kasus pencemaran adalah dengan cara mengukur atau memeriksa konsentrasi gas sulfurdiokasida,indeks asap, serta partikel – partikel di udara.  
1. Gas Sulfur Dioksida

Gas sulfur dioksida merupakan gas pencemaran di udara yang konsentrasinnya paling tinggi di dearah kawasan industri dan daerah perkotaan. Gas ini dari sisa pembakaran batubara dan bahan bakar minyak. Di dalam setiap survei pencemaran udara, gas ini selalu di periksa.
2. Indeks Asap

Berikut cara penggunaan indeks asap (smoke atau selling index) ; sampel udara disaring dengan sejenis kertas dan diukur densitasnya dengan alat fotoelektrik meter. Hasil pengukuran dinyatakan dalam satuan coh units per 1000 linear feet dari sampel udara. Indeks asap ini sangat bervariasi dari hari ke hari dan bergantung pada perubahan iklim.
3. Partikel debu
Partikel – pertikel berupa debu dan arang dari hasil pembakaran sampah dan industri merupakan salah satu indikator yang dipergunakan untuk derajat pencemaran udara. Hasil pengukuran dinyatakan dalam satuan miligram atau mikrogram partikel per meter kubik udara.
4. Parameter Lain
·        *  Karbon monoksida
Karbon monoksida dapat juga dipakai sebagai parameter untuk indikator pencemaran udara, terutama yang diakibatkan oleh pembakaran bahan bakar minyak oleh kendaraan bermotor yang tidak sempuran
·        *  Oksidan
Oksidan , misalnya saja ozon dihasilkan akibat kerja sinar matahari terhadap asap pembungan kendaraan bermotor di kota – kota besar.
·        *  Nitorogen dioksida
Nitrogen dioksida merupakan gas yang dihasilkan baik akibat kegiatan manusia maupun akibat proses alam semacam aktivitas
      Upaya pengedalian pencemaran udara dapat dilakukan melalui :
1. Pengukuran dan Pemantauan Udara
Cara ini terdiri dari teknik sampling dan teknik analisis. Sampling berdasarkan jenis pencemar:
* Sampling partikulat : TSP ( Total Suspendid Partikulat ) dengan menggunakan High Volume Sampler. PM 10, PM 2,5 dengan alat Low Volume Sampler, Cascade Impector, Dichotomous Sampler.
* Sampling Gas : Oksida Karbon, Oksida Nitrogen, Oksida Sulfur, HC, Ozon alat yang digunakan impinger.
2. Teknologi Pengendalian Pencemaran
Merubah paragdima pengelolaan limbah menjadi prinsip End of pipe treatment ( minimalisir limbah) dengan cara 3R yaitu Reduce ( mengurangi limbah pada sumber), Reuse ( menggunakan kembali sebelum didaur ulang), Recycle( mendaur ulang limbah).
3. Peraturan Pemerintah
Cara ini dengan menetapkan baku mutu sebagai batas agar tidak terjadi pencemaran, kemudian melaksanakan AMDAL.
 
 



Komentar

  1. Grilgg - DarkGG.app
    Grilgg is a new, simple, simple, and easy, multiplayer game and is available now 바카라사이트 on PC, PS4, Xbox 쏘걸 One and Linux.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)